MONPERA (Monumen Perjuangan Rakyat)

Museum Monumen Perjuangan Rakyat atau bisa juga disebut dengan Museum Monpera adalah museum yang terletak di pusat Kota PalembangProvinsi Sumatera Selatan. Alamat lengkapnya di Jalan Merdeka No. 1, Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I.[1] Pengelolaan museum ini berada di bawah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Palembang.

Gallery Videos


Didalam Monpera kita bisa melihat berbagai macam koleksi sejarah yang berkaitan dengan peristiwa perjuangan masyarakat Palembang menghadapi Agresi Militer Belanda II. Terdapat 368 koleksi di mesuem ini.[7] Terdiri dari 178 buah foto dokumentasi, pakaian dinas pahlawan dan senjata yang digunakan seperti pistol, juki kanju, fiat, teki, danto, meriam sunan meriam kecepek, dten MK IV, double lop, pedang sabil, anjau darat. Terdapat juga 568 koleksi buku baik buku perjuangan atau buku umum. Selain itu, Museum Monpera menyimpan patung setelah badan para pahlawan seperti Dr. A. K. Gani, Drg. M. Isa, H. Abdul Rozak, Bambang Utoyo, Hasan Kasim, Harun Sohar dan H. Barlian. Adapun mata uang yang dikoleksi adalah mata uang VOC, Hindia-Belanda dan Jepang

Luas tanah museun adalah 23.565 m², dengan luas bangunan 3.926,4 m². Diluar bagian luar dinding monumen, terdapat patung garuda berukuran besar dan di bawahnya terdapat tulisan fungsi dan makna dari arsitektur. Selanjutnya di depan, monumen terdapat lapangan besar yang terdapat dua mobil tank serta patung Gading Gajah bercat putih. Patung ini dilengkapi dengan nisan peresmian Museum Monumen Perjuangan Rakyat.[5]

Beberapa ikon dan arsitektur sengaja dibangun untuk menunjukan filosofis yang ingin disampaikan. Berikut beberapa filosofis arsitektur dari Museum Monpera.

  • Monumen berbentuk melati kelopak lima. Melati melambangkan kesucian dan ketulusan pahlawan perjuangan. Sedangkan lima sisi berfilosofi lima daerah keresidenan yang tergabung dalam Sub Komandemen Sumatera Selatan (SubKOSS) yaitu Keresidenan Palembang, Lampung, Jambi, Bengkulu, dan Kepulauan Bangka-Belitung.[6]
  • Tinggi monumen setinggi 17 meter, melambangkan tanggal kemerdekaan
  • Jalur tampak terdapat delapan lantai, menandakan bulan Agustus
  • Bidang berjumlah 45, menunjukkan tahun kemerdekaan 1945[5]
  • Akses atau jalur ke museum monumen sengaja berjumlah sembilan yang bermakna “Batang Hari Sembilan” yang berarti kebersamaan masyarakat Palembang.
  • Enam cagak pada gerbang utama bermakna enam wilayah perjuangan kemerdekaan di Sumatera Selatan
  • Gading Gajah setelah gerbang utama, merefleksikan bahwa perjuangan mempertahankan kemerdekaan pejuang Sumatera Selatan meninggalkan gading/bekas.
  • Ada juga dua relief yang menggambarkan kehidupan Sumater Selatan sebelum merdeka dan saat pertempuran berlangsung[6]

Beberapa sarana museum yang disediakan adalah sebagai berikut:

Bangunan museum memiliki sarana:

• Ruang Pamer Tetap

• Ruang Auditorium

• Ruang Perpustakaan

• Ruang Laboratorium/Konservasi

• Ruang Penyimpanan Koleksi

• Ruang Bengkel

• Ruang Administrasi

• Ruang Audio Visual[5]

-

Mohon Di perhatikan

Jadwal layanan atau jadwal operasional

Senin-Jumat dari 09.00 WIB sampai 15.45 WIB

Sabtu-Minggu dari 09.00 WIB sampai 14.45 WIB

Harga karcis

Anak-anak dan pelajar : Rp. 1.000

Mahasiswa : Rp. 2.000

Umum : Rp5.000

Turis luar negeri : Rp 20.000


Map

Nearby